Karena keinginan untuk membuat blog ini menjadi blog yang dapat lebih mudah dan lebih bebas untuk dikreasikan maka semua konten yang telah ada akan dipindahkan ke halaman baru ke www.galursoleil.com

Semua update mulai hari ini pun akan dilakukan di situs tersebut.

1323537274733869665

Bicara tentang Laskar Pelangi kita pasti akan selalu diingatkan oleh sepuluh orang anak dari Kampung Gantung yang bersekolah di SD. Muhammadiyah, Kepulauan Belitung. Kisah mereka untuk terus bermimpi dan menuntut ilmu dengan segala keterbatasan yang mereka miliki berhasil diceritakan dengan sangat indah oleh Andrea Hirata, sang penulis yang juga merupakan tokoh utama di buku ini. Novel yang awalnya ditulis bukan untuk diterbitkan tapi dihadiahkan pada sang guru tercinta tanpa disangka berhasil menyentuh hati banyak orang di Indonesia, serta menyadarkan kita bahwa masih banyak anak-anak yang bernasib seperti mereka di negara Indonesia tercinta ini.

13235373341308419266

Semangat para Laskar Pelangi ini terus berusaha ditularkan oleh duo sineas Indonesia Riri Reza dan Mira Lesmana melalui media film layar lebar yang sangat sukses dan telah mendapatkan penghargaan di beberapa festival film di luar negeri. Tapi ternyata kesuksesan dari film tersebut pun belum dapat memuaskan hasrat mereka berdua untuk membuat sebuah karya lain tentang para Laskar Pelangi ini, yang kali ini tertuang dalam bentuk drama musikal dengan nama Musikal Laskar Pelangi. Walaupun saya sendiri belum pernah menonton pentas Musikal Laskar Pelangi secara langsung, tapi dari berbagai reaksi orang-orang terdekat dan pemberitaan dari media massa. Saya dapat merasakan bahwa karya musikal yang diadaptasi dari novel Laskar Pelangi inipun telah berhasil menyentuh hati mereka yang menontonnya. Apalagi ketika mereka mendapatkan kesempatan untuk tampil di Gedung Esplanade Singapura yang cukup mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Sekarang, setelah sempat menyeberang ke negeri tetangga kisah musikal Laskar Pelangi akan dibawa pulang kembali ke negeri asalnya dan ditampilkan di Ancol. Yang menjadi pertanyaan apakah pentas musikal ini tetap layak untuk dinantikan setelah dipentaskan untuk kesekian kalinya?  Sayapun akan menjawab, “Tentu Saja!!“. Masih banyak dari kita terutama anak-anak yang membutuhkan sebuah suguhan yang edukatif, inspiratif, dan sekaligus menghibur seperti yang dipertontonkan oleh pentas Musikal Laskar Pelangi. Terutama apabila ditampilkan di Ancol yang merupakan tempat rekreasi bagi seluruh keluarga, yang berarti pentas ini akan memiliki kesempatan untuk menginspirasi lebih banyak orang lagi.Sebuah langkah yang rasanya tepat telah dilakukan oleh pihak manajemen Ancol yang telah memberikan ruang bagi sebuah karya seni untuk dinikmati oleh khalayak ramai serta memberikan sebuah keuntungan bisnis bagi mereka sendiri.

13235374181800033364

Kembali bicara tentang anak-anak dari Kampung Gantung yang kita kenal dengan nama Laskar Pelangi, mungkin mereka tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa kisah mereka akan dikenal luas dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. Hanya karena sebuah mimpi yang ditularkan oleh guru mereka yang tercinta sehingga dapat membawa Andrea Hirata alias Ikal pergi menjemput impiannya. Sekarang mimpi yang ia tuangkan ke dalam sebuah novel akan memiliki kesempatan untuk menularkan impian-impiannya tersebut melalui pentas Musikal Laskar Pelangi kepada anak-anak dan orang dewasa yang akan menontonnya di Ancol nanti.

Suatu hari nanti aku ingin terbangun dari tidur tanpa berharap matahari tidak akan secepat itu terlihat dari balik tirai jendela.

Suatu hari nanti aku ingin terbangun dari tidur tanpa berharap berada di pagi yang bukan hari ini.

Suatu hari nanti aku ingin terbangun dari tidur tanpa berharap untuk terbangun di tempat lain yang ribuan Km jauhnya.

Tapi untuk hari ini biarkanlah aku membiasakan diri untuk terbangun dari tidur dengan perasaan-perasaan tersebut.