Pohon Itu Telah Tumbuh

Posted: Juni 2, 2011 in Fantasi dan kontemplasi pribadi

Sebuah pohon yang rindang dan berdaun lebat dari jauh terlihat amatlah gagah, dengan kokoh dia berdiri dan memayungi kehidupan di sekitarnya. Ketika kita berjalan mendekatinya kegagahan tersebut berubah menjadi sebuah keteduhan yang melindungi kita dari siang yang terik dan panas yang menyengat. Terlihat dari goresan-goresan yang tergurat dia adalah sebuah pohon yang telah berusia ratusan tahun lamanya. Aku pun duduk bersandar padanya dan tak lama kemudian tertidur dengan pulas.

Dalam tidurku aku melihat bagaimana pohon itu pada awalnya hanyalah sebutir benih yang tidak sengaja dijatuhkan oleh seorang pedagang kayu. Sebutir benih yang terjatuh di tanah yang keras dan belum digemburkan, tanpa ada seorang pun yang merawatnya untuk tumbuh. Bekal kehidupan yang ia miliki hanyalah percikan hujan yang tidak turun setiap hari dan sengatan matahari yang setiap hari membakar tubuhnya.

Semakin lama benih tersebut mulai berubah menjadi sebatang pohon kecil setinggi anak kecil berusia sepuluh tahun, di saat itu ia masih sebatang pohon muda yang sedang berusaha untuk tumbuh. Jalanan pun semakin ramai dengan lalu lintas manusia yang mulai ramai. Tak jarang mereka yang melintas secara tidak sadar ataupun iseng mencabut daunnya dan anak-anak kecil memotong ranting-rantingnya untuk bermain. Walaupun tak terlihat pohon tersebut menangis kesakitan setiap kali terpisah dari bagian tubuhnya.

Aku pun terbangun dari tidur lelapku di batang pohon tersebut. Ketika aku menengok ternyata ada dua anak kecil yang juga tertidur dengan pulas, mungkin mereka kecapaian setelah bermain.

Sebuah benih yang secara tidak sengaja terjatuh di tempat yang tidak diinginkan. Tanpa ada yang merawat dan hidup dari yang ada di sekelilingnya dan tersakiti oleh tangan-tangan jahil. Saat ini telah tumbuh menjadi sebatang pohon rindang tempat bernaung dan berteduh bermacam jenis kehidupan, tanpa ada satupun ucapan terima kasih. Tapi dia tetap tumbuh dan menjaga mereka semua.

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s