Ketika seseorang kecanduan akan suatu hal dia akan selalu mengingat hal tersebut mulai dari bangun tidur hingga dia terlelap kembali. Tidak bertemu dengan sang “candu” satu hari saja dia akan mengalami proses “sakau” alias gelisah dan gundah gulana ingin bertemu. Dia akan rela berkorban dan bersedia membayar berapa pun harga yang ditawarkan hanya untuk mereguk sedikit kenikmatan dari “candu” tersebut. Apakah mungkin kecanduan itu rasanya sama seperti pada saat kita jatuh cinta?
Keumuman dalam masyarakat ketika mendengar kata “kecanduan” selalu saja berkonotasi negatif, apakah seseorang tersebut sedang mengalami ketergantungan dangan obat-obatan terlarang atau minimal kecanduan merokok. Saking umumnya sampai kita melupakan bahwa kecanduan hanyalah sebuah kata yang bersifat netral dan kitalah yang membentuk arti positif maupun negatif dari kata tersebut.
Kecanduan juga yang dialami oleh seorang Yoris Sebastian dan kecanduan itu pula yang menjadikan dia sebagai salah satu ikon dunia kreatif di Indonesia saat ini. Dimulai dari aktivitasnya sebagai panitia pentas seni di SMU Panghudi Luhur Jakarta, Freelance di Majalah Hai, dan bekerja di Hard Rock Jakarta. Yoris selalu bergulat dengan kreativitas tanpa mengenal lelah sampai sekarang ia mendirikan OMG Consulting sebuah perusahaan konsultan kreatif.
Kreatifitas adalah bakat yang dimiliki seseorang seringkali menjadi persepsi kebanyakan orang. Sedangkan bagi Yoris sendiri kreatifitas adalah sebuah proses dan Yoris sendiri mengakui kalau dia sering kali menjadi pribadi yang tidak kreatif yang berproses dan belajar sehingga menjadi kreatif.
Gagal menjadi kreatif membuat banyak orang langsung menjatuhkan hukuman kepada diri mereka sendiri bahwa mereka bukanlah pribadi kreatif. Tetapi tidaklah begitu seorang Yoris Sebastian yang kecanduan dengan kreativitas, yang saking kecanduannya hanya berpikir positif tentang bagaimana berproses dari tidak kreatif menjadi kreatif.
Karena mengetahui bahwa kreatifitas itu bukanlah hadiah yang secara cuma-cuma diberikan oleh Tuhan tetapi sebuah ilmu yang dapat dipelajari, membuat Yoris mengalami proses “sakau” terhadap segala informasi yang dapat merubahnya untuk menjadi lebih kreatif. Hal itulah yang diceritakan Yoris Sebastian dalam buku yang ditulisnya OH My Goodness! Buku Pintar Seorang Creative Junkies.
Ketika suatu hal menjadi “candu” bagi kita, hisaplah “candu” tersebut dalam-dalam seperti bagaiamana seorang Yoris Sebastian menghisap sebuah “candu’ bernama kreatifitas.
“Disadari atau tidak, dunia ini dikuasai oleh orang-orang abnormal, yaitu orang-orang yang mau mendobrak kebiasaan lama yang berlaku umum di masyarakat untuk menjadi lebih maju” ~Yoris Sebastian~
Judul Buku : Oh My Goodness! Buku Pintar Seorang Creative Junkies
Pengarang : Yoris Sebastian
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama

